Kamis, 26 Maret 2009

Ramayana Telah Hadir Di Kota Payokumbuah

Jalan terbuka lebar bagi kebangkitan produk Payokumbuah. Hadirnya Plaza Payokumbuah menuai harapan baru bagi para petani dan peternak di kota Batiah. Sekaligus pedagang, masyarakat serta segmen ekonomi lainnya ikut bangkit, sejak diresmikan selasa lalu(24/3). Plaza Payokumbuah hadir, diresmikan dan dibuka langsung Wali Kota Payokumbuah Josrizal Zain.
Plaza yang megah ini, sekaligus menjadi tonggak metropolitannya Kota Payokumbuah yang diharapkan sejak lama yang membangkitkan dan kian meningkatkan ekspektasi ekonomi masyarakat di kota ini. Josrizal Zain bercerita khusus dengan wartawan, kemarin di ruangannya, mengaku kini telah semakin bisa bernafas lega. Pondasi penunjang menuju kota yang kian maju telah tertorehkan. “Hadirnya plaza ini akan mendukung berkembangnya prasarana lainnya demi menuju kota maju.

Insya Allah, hotel berbintang serta kelengkapan menuju investasi ekonomi lainnya segera terwujudkan,” ujar Josrizal Zain. Pemerintahan, menurut Josrizal Zain, kini telah harus mengikuti kehendak masyarakat. Memberikan pelayanan langsung, makin dekat dan terkonsep. Itulah sebabnya, kini apapun model investasi di kota ini, disambut hangat dengan kemudahan dan bantuan kelancaran. Bukan sebaliknya.

“Hadirnya plaza ini, Ramayana serta yang lainnya sekaligus membuka lapangan kerja, lapangan usaha, sampai kepada standardisasi pelayanan dan produk yang menasional,” ungkap Josrizal. Leganya Josrizal Zain dikarenakan juga banyak keinginan masyarakat agar Payokumbuah termajukan, lengkap seperti kota-kota lain yang telah dahulu menasional.

Selain prestasi demi prestasi yang diraih Payokumbuah, kini jalan terang menuju kota maju pun terbuka lebar. Multiflier effect atau efek samping hadirnya Plaza Payokumbuah, termasuk Ramayana di lantai II dan III yang telah komit dan memang akan menjual produk makanan, buah-buah dan sayur, misalnya dari para petani di Payokumbuah ini. Tentunya, jelas Josrizal, ada standar mutu yang harus dipenuhi.

Produk Unggul

Standardisasi mutu, sebagai perlakuan wajib Ramayana, oleh Josrizal Zain diakui, akan meningkatkan mutu kerja dan produk para petani di Payokumbuah. Serta akan berlanjut ke penanaman investasi pertanian serta produk unggulan lainnya.

Selain meresmikan hadirnya plaza, Josrizal Zain bersama empat kelompok tani dan Ramayana akan menandatangani momerandum of understanding (MoU) tentang pemanfaatan produk pertanian dan peternakan masyarakat Payokumbuah untuk dijual di Ramayana. Hal inilah, yang diungkapkan wali kota sebagai bentuk keikutsertaan langsung pemerintah menjadi jembatan pelayanan perekonomian masyarakat. “Lewat MoU ini sekaligus nanti hasil atau produk warga yang dijualkan terdongkrak harganya.

Jelas, harus lebih bermutu, tinggi dengan standar yang diberlakukan di Ramayana. Sebab itu, keuntungan bagi petani, mereka akan terpacu dan memproduksi hasil secara lebih baik lagi. Efek samping adanya plaza ini, jelas Josrizal, tidak akan mengurangi jumlah perdagangan di pasar tradisional dan pasar pertokoan. Sebab, jumlah pembeli otomatis meningkat drastis. Pilihan pola jual beli pun kini bertambah.

“Masyarakat yang maunya membeli dengan tawar-menawar atau yang langsung lihat bandrol harga, jelas segmen konsumen yang berbeda. Dari daerah sekitar serta daerah lain di luar Payokumbuah jelas akan berdatangan ke kota ini. Ini menambah income atau pendapatan kota secara signifikan,” ulasnya. [paxalle]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar