Minggu, 26 April 2009

Dari Pelantikan PWI Perw. Solsel Jangan Segan Tanya Identitas Wartawan!

SOLOK SELATAN.Kepengurusan PWI Perwakilan Solsel dikukuhkan ketua PWI Pusat diwakili ketua PWI Cab. Sumatera Barat Ir Basril Basyar MM di Hotel Pesona Alam Sangir, Senin (13/4). Pengukuhan ditandai pemasangan topi PWI kepada pengurus harian.
Kepengerusan PWI masa bhakti 2008-2011 berdasarkan hasil konferensi I PWI Perwakilan Solok Selatan 3 September 2008 lalu itu terpilih sebagai ketua, sekretaris dan bendahara masing- masing Hendrivon (Skh. Singgalng), Drs AJ Dt Samaddirajo (Skm. Media Sumbar) dan Marnus Chaniago (Skh. Haluan).
Kepengurusan berdasarkan SK ketua PWI Pusat Nomor.023/PWI/ PP/IX/2008 itu, juga dilengkapi beberapa seksi, yakni seksi organisasi ketua dan sekretarisnya Devi Yusrizal (radio Pinck) dan Susriati (Skm. Lintas Media), seksi Advokasi dan pembelaan wartawan ketua dan sekretaris Carda Sangir (Skm. Publik) dan Helfi Yulinda (Skh. Haluan), seksi Olahraga ketua dan sekretarisnya Mar Aprilia (Skm. Berita Sumbar) dan Revit Triska (Skm. Serambi Pos), seksi Kesejahteraan ketua dan sekretarisnya Afrizal Amir (Skh Singgalang) dan Yuni Valora (Skm Publik).
“Terbentuknya PWI Perw. Solsel, berarti sampai saat ini telah terbentuk sebanyak 11 PWI Perw. di Sumbar. Khusus PWI Perw. Solok Selatan telah dua kali mendapat kunjungan kehormatan ketua PWI Pusat, yakni Tarman Azam mantan ketua PWI Pusat dalam rangka memberi ceramah umum kewartawanan dan Margiono ketua PWI Pusat sekarang yang menghadiri konferensi I PWI Perw. Solsel awal September 2008 lalu,” tutur Basril Basyar.
Menurut BB panggilan akrab ketua PWI Sumbar, Solsel merupakan daerah yang banyak mengandung potensi alam yang melimpah ruah, namun perlu dikelola oleh orang- orang yang bermodal.
Untuk itu, wartawan tergabung PWI perwakilan dengan anggota cukup banyak itu, perlu menginformasikan ke dunia luar. Melalui pemberitaan akurat dan bertang-gungjawab diharapkan ke depan investor kian banyak menanamkan modal di Solsel.
Selain itu, terbentuknya PWI Perw. Solsel diharapkan mampu mengantisipasi masuk-nya wartawan liar alias wartawan tanpa surat kabar yang sengaja mencari keuntu-ngan pribadi. Tindak-tanduk mereka, selain merugikan daerah juga merusak citra PWI itu sendiri. Untuk itu BB mengharapkan PWI selalu memantau dan jeli melihat, mana war-tawan benaran dan mana hanya mencari uang semata dengan menggertak serta menakut-nakuti pejabat.
Pemda juga diharapkan tidak segan-segan menanyakan identitas mereka dan segera memberitahu PWI setempat, apakah benar-benar mereka seorang jurnalis.
Wakil Bupati Nurfirmanwansyah mengungkapkan, PWI adalah mitra kerja Pemda yang berfungsi sebagai jembatan informasi pada masyarakat, khususnya tentang program pembangunan. Diharapkan anggota PWI selalu memberitakan hasil-hasil pembangunan. Sebaliknya, juga diharapkan memberi informasi kepada Pemda tentang skala prioritas pembangunan yang diinginkan masyarakat.
Dalam pemberitaan, anggota PWI seyog-yanya menyajikannya dengan riil, bertang-gungjawab dan tidak merugikan daerah. Berita bersifat kontrol sosial, lebih dulu dila-kukan konfirmasi pihak terkait, sehingga tidak terbentuk opini negatif masyarakat.
Pengukuhan dilanjutkan dengan pembukaan selubung papan nama Sekretariat PWI Perwakilan di Timbulun oleh Wabup didampingi ketua PWI cabang, unsur Muspida, kepala SKPD, ketua PWI perwakilan Kab/Ko se Sumbar dan undangan lainnya. Acara diakhiri ramah-tamah di ruang pertemuan Sekretariat PWI Perw. Solsel.(

Tidak ada komentar:

Posting Komentar